Archive for August, 2005

Return to Your Love

Tuesday, August 23rd, 2005

Dalam tempat kudusMu

Kutundukkan kepala

Kupejam mataku

Dan tak terasa air mataku mengalir

Terasa hangat di pipi

Bunyi piano bergema

Terasa olehku keagunganMu

Suara paduan suara lembut dan merdu

Kuresapi kata per kata dari lagu pujian untukMu

Ketika kujatuh Kau angkat aku

Ketika kulemah Kau perkuat aku

Ketika kusedih Kau hibur aku

Siapakah aku sehingga Kau begitu mengasihi aku

Tapi apa balasanku…

Ketika kusenang kutinggalkan Kau

MenyalahkanMu atas kemalangan yang menimpaku

Ketika kumembutuhkan pertolonganMu barulah mecariMu kembali

Maafkan aku…

Yang tidak berterimakasih atas berkat and bimbinganMu selama ini

Penyesalan hanya itu yang dapat kukatakan

Kalau saja waktu dapat kuputar kembali

Aku tidak akan meninggalkanMu

Dan mungkin kami tetap bersama berjalan di jalanMu

Sehingga Kau tak perlu menegurku supaya kembali ke jalanMu

Kau tak perlu menghukumku atas kesalahanku

Dan mungkin kami masih dapat bersama

Sekarang aku hadir disini

Di tempat kudusMu

Memohon pertolonganMu

Karena semua cara telah kutempuh

Dan aku menyadari tak ada yang dapat aku lakukan lagi

Hanya kepadaMu harapanku

Tempat kuberserah dan berharap

Karena tak ada yang tak mungkin bagiMu

Kupinta, kucari dan kuketuk pintuMu

Kalaulah mungkin keluarkanlah aku dari pencobaan ini

Aku memasrahkan semuanya kepadaMu

Biarkanlah kehendakMu yang terjadi

Karena kutahu rencanaMu adalah yang terbaik untukku

Rusmi, 21 August 2005, coming home from church.

Now and Forever (by Carole King)

Tuesday, August 23rd, 2005

Now and forever
you are a part of me
And the memory cuts like a knife
Didn’t we find the ecstasy
Didn’t we share the daylight
When you walked into my life

Now and forever
I’ll remember all the promises still unbroken
And think about all the words between us
That never needed to be spoken

We had a moment
Just one moment
That will last beyond a dream,
Beyond a lifetime
We are the lucky ones
Some people never get to do
All we got to do

Now and forever
I will always think of you

Didn’t we come together
Didn’t we live together
Didn’t we cry together
Didn’t we play together
Didn’t we love together
And together we lit up the world

I miss the tears
I miss the laughter
I miss the day we met
and all that followed after
Sometimes I wish I
could always be with you
The way we used to do

Now and forever
I will always think of you

Now and forever
I will always be with you

Rusmi, 22 August, listening this song at Cosmo FM, remembering all the happy days

U R Special

Thursday, August 18th, 2005

I’ve got this story from a friend, it is very nice:

Suatu hari seorang penceramah terkenal membuka seminarnya dengan cara yang unik. Sambil memegang uang pecahan Rp. 100. 000,00, ia bertanya kepada hadirin, "Siapa yang mau uang ini?" Tampak banyak tangan diacungkan. Pertanda banyak minat. "Saya akan berikan ini kepada salah satu dari Anda sekalian, tapi sebelumnya perkenankanlah saya melakukan ini." Ia berdiri mendekati hadirin. Uang itu diremas-remas dengan tangannya sampai berlipat2. Lalu bertanya lagi,"Siapa yang masih mau uang ini?" Jumlah tangan yang teracung tak berkurang. "Baiklah," jawabnya, "Apa jadinya bila saya melakukan ini?" ujarnya sambil menjatuhkan uang itu ke lantai dan menginjak2nya dengan sepatunya. Meski masih utuh, kini uang itu jadi amat kotor dan tak mulus lagi. "Nah, apakah sekarang masih ada yang berminat?" Tangan-tangan yang mengacung masih tetap banyak. "Hadirin sekalian, Anda baru saja menghadapi sebuah pelajaran penting. Apapun yang terjadi dengan uang ini, anda masih berminat karena apa yang saya lakukan tidak akan mengurangi nilainya. Biarpun lecek dan kotor, uang itu tetap bernilai Rp. 100.000,00." Dalam kehidupan ini kita pernah beberapa kali terjatuh, terkoyak, dan berlepotan kotoran akibat keputusan yang kita buat dan situasi yang menerpa kita. Dalam kondisi seperti itu, kita merasa tak berharga, tak berarti. Padahal apapun yang telah dan akan terjadi, Anda tidak pernah akan kehilangan nilai di mata orang yang mencintai Anda . Jangan pernah lupa - Anda spesial

"Walaupun di suatu saat, kamu merasa diri kamu tidak berharga, tetapi bagi orang yg sayang ama kamu n bagi Tuhan, kamu tetap berharga di mata mereka. Dan jika bagi org tersebut kamu tidak berharga maka org tersebut tidak sayang sama kamu dan kamu lebih baik mencari org lain menyayangi kamu karena dia akan menghargai kamu"

Peace in My Heart

Thursday, August 11th, 2005

I am tired

I feel that I have failed

I realize now that no matter how much I love you

It will be no meaning for you

Your mind is still drowning in the memory

You close yourself from others that love you

I try to pull you out

I try real hard

But I realize that no matter how much I try

It will not be enough

If you didn’t pull yourself out also

I talked to someone today

Someone that very comforting

I cry and I cry

I pray and I read the holy bible

All I can do is pray and

Hope that I can be apart of you again someday

I cry and I cry again

I talked to God

I asked Him why

Why me

Why us

Why we have to meet

If there is an ending why there is a beginning

I questioned God’s plan

His plan that he have chosen for me

If I don’t meet you, my life will be much simpler

Then I hear a voice

She told me that God’s plan is wonderful

I might not able to see it right now

But believing in faith…

All the confusion, heartache and sorrow will change into a beautiful ending

I put my problems to God’s hand

I trust that He will take care of you

No need for me to worry about you now

You are in good hands

And suddenly I feel free

Free as a bird

No more worry

No more tears

No more regret

And hopefully someday I will be able to see you in a different way

But for now..

I just feel peace in my heart